Pelatihan Pembuatan Pupuk Kompos dan Pembuatan Lubang Biopori Tingkatkan Kepedulian Masyarakat terhadap Lingkungan

Info Warga – Pemerintah Gampong Peunayong melaksanakan kegiatan Pelatihan Pembuatan Pupuk Kompos dan Pembuatan Lubang Biopori sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung pengelolaan sampah organik secara berkelanjutan (Kamis, 11/06/2026) yang berlangsung di Aula Lantai 2 Kantor Keuchik Peunayong.

Kegiatan yang diikuti oleh aparatur gampong, kader lingkungan, PKK, pemuda, serta perwakilan masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan praktis mengenai pengolahan sampah organik menjadi pupuk kompos serta teknik pembuatan lubang biopori yang bermanfaat dalam meningkatkan daya resap air ke dalam tanah.

Dalam sambutannya, Keuchik Gampong Peunayong, Sharifuddin Adi, menyampaikan bahwa pengelolaan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Melalui pelatihan ini diharapkan masyarakat mampu memanfaatkan sampah organik rumah tangga menjadi pupuk yang bernilai guna, sekaligus mengurangi volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir.

Materi pelatihan disampaikan oleh narasumber yang berpengalaman di bidang lingkungan hidup dari DLHK3 Kota Banda Aceh. Peserta diberikan penjelasan mengenai manfaat pupuk kompos bagi kesuburan tanah, tahapan pembuatan kompos menggunakan bahan-bahan organik yang mudah diperoleh, serta praktik langsung proses pencampuran dan pengomposan.

Selain itu, peserta juga mendapatkan pelatihan praktik pembuatan lubang biopori di sekitar lokasi kegiatan. Lubang biopori berfungsi sebagai sarana resapan air hujan, membantu mengurangi genangan dan potensi banjir, meningkatkan cadangan air tanah, serta menjadi tempat penguraian sampah organik secara alami.

Selama pelatihan berlangsung, peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi. Mereka aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan, dan mencoba secara langsung teknik pembuatan kompos maupun lubang biopori dengan pendampingan dari narasumber.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Gampong Peunayong berharap masyarakat dapat menerapkan ilmu yang diperoleh di lingkungan masing-masing sehingga tercipta kawasan yang lebih bersih, hijau, sehat, dan ramah lingkungan. Pelatihan ini juga menjadi bagian dari komitmen gampong dalam mendukung Program Kampung Iklim (ProKlim) serta mewujudkan pengelolaan lingkungan berbasis partisipasi masyarakat.

Dengan adanya pelatihan ini diharapkan tumbuh budaya peduli lingkungan di tengah masyarakat, dimulai dari pengelolaan sampah organik di tingkat rumah tangga hingga penerapan teknologi sederhana seperti lubang biopori yang memberikan manfaat besar bagi keberlanjutan lingkungan di Gampong Peunayong.