Info Warga – Pemerintah Gampong Peunayong Kecamatan Kuta Alam Kota Banda Aceh menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Program Kampung Iklim (Proklim) yang berlangsung pada (Rabu, 10/06/2026) selama 1 hari yang ikuti oleh 25 peserta yang terdiri dari Pemerintah Gampong, Tuha Peuet Gampong, Pengurus Lembaga Gampong, Kader-Kader Gampong, Unsur Masyarakat, Unsur Pemuda, Unsur Perempuan dan Unsur lainnya di Gampong.
Hadir sebagai narasumber Ir. CUT SAFARINA YULIANTI, S.T., M.M., M.T., selaku Kepala Bidang Tata Lingkungan pada Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Keindahan Kota Banda Aceh dan Ir. ONA RAHMADHANI, ST selaku Staf pada Seksi Pemeliharaan Lingkungan pada Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Keindahan Kota Banda Aceh.
Perubahan iklim menjadi salah satu tantangan terbesar yang dihadapi dunia saat ini. Dampaknya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat, seperti meningkatnya suhu udara, banjir, kekeringan, hingga perubahan pola musim yang memengaruhi sektor pertanian dan kesehatan. Untuk menghadapi kondisi tersebut, pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengembangkan Program Kampung Iklim atau ProKlim sebagai upaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengendalian perubahan iklim. Sosialisasi ProKlim menjadi langkah penting untuk memperkenalkan program ini kepada masyarakat agar mereka memahami tujuan, manfaat, serta cara penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
Program Kampung Iklim (ProKlim) merupakan program nasional yang bertujuan meningkatkan keterlibatan masyarakat dan pemerintah daerah dalam upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim. Program ini mendorong masyarakat untuk melakukan berbagai kegiatan ramah lingkungan yang dapat mengurangi emisi gas rumah kaca sekaligus meningkatkan ketahanan terhadap dampak perubahan iklim. Melalui ProKlim, masyarakat diajak untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, hijau, dan berkelanjutan.
Keberhasilan ProKlim sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat. Setiap individu memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan, mulai dari kebiasaan kecil seperti membuang sampah pada tempatnya, menghemat listrik dan air, hingga ikut serta dalam kegiatan lingkungan di tingkat Jurong. Kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, sekolah, dan berbagai organisasi juga menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan ProKlim secara berkelanjutan.